Aksi Koalisi Sipil terhadap DPRD Temanggung: Berakhir Blunder!!!

 

Tanah Tuhan
Suara rakyat adalah suara Tuhan
 Nyatanya koalisi dipandang aksi menyakiti 
dan kenyataannya mereka menjadi tirani gejolak meja bundar yang hasilnya? Blunder
Memang para raja kecil ini momok ironi masyarakat 
Menyatakan 'ya' dan 'tidak' saja mereka tak sanggup lantas berucap hanya "Saya adalah bawahan" 
Lalu siapa yang akan bergerak?

    Aksi penolakan RUU TNI terjadi di berbagai daerah, salah satunya daerah Temanggung. Aksi penolakan di depan Gedung DPRD Temanggung pada Kamis, 27 Maret 2025, berlangsung menegangkan. Koalisi sipil yang tergabung dalam aksi tersebut menuntut agar DPRD Temanggung dapat membawa suara rakyat Temanggung ke ranah pusat.
    Aksi ini diawali dari arah Plaza Temanggung menuju DPRD, berhadapan dengan jumlah polisi yang berjaga sangat banyak. Ironisnya, koalisi sipil dianggap menyakiti, padahal tirani yang memberikan perih. Ketua DPRD, Bapak Yunianto, berkenan berdiskusi dengan koalisi, tetapi jawaban akhir yang diberikan terkesan blunder.
    Perwakilan peserta, Latif Akbar Bintang Aulia menyampaikan bahwa "Acara Seruan Aksi ini merupakan tindakan penolakan masyarakat sipil terhadap RUU TNI yang dikhawatirkan menghidupkan Dwifungsi ABRI juga ORBA."
    Tanggapan Izzantin Nisa selaku narator, bahwasannya dengan disahkan RUU TNI yang berarti TNI bisa menduduki ranah sipil sehingga ditakutkan banyaknya kerugian yang akan dialami rakyat. Seperti tindak pelanggaran HAM sebab TNI memilliki wewenang penggunaan senjata yang ditakutkan disalahgunakan, seperti yang sudah-sudah.
    Atfifudin sebagai koordinator aksi, menginginkan koalisi sipil mengenai kejelasan dari DPRD, tetapi dari DPRD tidak berani memberikan kejelasan berupa bukti video saat menyerahkan surat penolakan RUU TNI ke pusat dan berakhir blunder.
    Bahwasanya koalisi sipil ini akan menyadarkan rakyat mengenai RUU TNI yang sudah disahkan akan lebih banyak buntung ketimbang untung, dan diharapkan dari adanya aksi ini pihak daerah dapat menjembatani suara rakyat agar lebih terdengar lantang.

Oleh: Litera Progresif

Posting Komentar

0 Komentar