Danantara atau yang disebut dengan Daya Anagata Nusantara merupakan Badan Pengelola Investasi negara yang didirikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Danantara merupakan alat konsolidasi untuk mengoptimalkan aset negara dengan investasi yang strategis. Arti kata Daya Anagata Nusantara yakni, Daya memiliki arti Energi, Anagata memiliki arti masa depan, dan Nusantara merujuk kepada Indonesia. Danantara akan mengelola 7 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Adapun BUMN yang dikelola oleh negara beserta jumlah anggaran yang dikelola dari setiap BUMN yaitu :
1. Bank Mandiri Rp. 2.427 triliun
2. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Rp. 1.992,98 triliun
3. Bank Negara Indonesia (BNI) Rp. 1.129,8 triliun
4. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rp.1.588 triliun
5. Pertamina Rp. 1.390 triliun
6. Telkom Indonesia Rp. 318 triliun
7. Mining Industri Indonesia (MIND ID) Rp. 259 triliun
Manfaat yang akan Terjadi jika Danantara Sukses Dilaksanakan Pemerintah
BPI Danantara memiliki banyak manfaat dari mulai memperkuat perekonomian negara, sehingga menciptakan peluang lapangan kerja. BPI Danantara dirancang untuk berinvestasi di beberapa sektor yang strategis. Terutama di sektor energi terbarukan, manufaktur canggih, hilirisasi industri, dan produk pangan. Dengan didirikannya danantara pemerintah berharap untuk meningkatkan perekonomian Indonesia yang awal nya 5% sampai ke 8%. Selain itu, danantara berperan penting dalam menumbuh kembangkan kekayaan negara untuk kesejahteraan masyarakat yang berkesinambungan.
Risiko yang akan Terjadi jika BPI Danantara Gagal Dilaksanakan Pemerintah
Tanpa adanya seseorang ahli dalam mengelola aset-aset negara, aset besar ini akan menjadi lahan korupsi dan mismanajemen. Hal tersebut juga berdampak pada hilangnya potensi penerimaan negara dari dividen BUMN yang seharusnya optimal dalam mengelola aset-aset tersebut. Sehingga APBN mengalami tekanan Finansial. Berbagai dampak negatif akan terjadi bagi pemerintah dan masyarakat.
Contoh nya:
1. Harga barang dan jasa naik dan daya pembelian masyarakat ikut menurun.
2. Nilai mata uang rupiah bisa melemah.
3. Pemerintahan kesulitan dalam melunasi hutang-hutang dan berbelanja negara.
4. Meningkatnya pengangguran dan kemiskinan.
Dengan diadakan nya danantara, dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan mampu bersaing dengan negara-negara besar di ranah internasional. Namun, yang menjadi persoalan nya. Apakah Danantara benar-benar akan mensejahterakan masyarakat? Atau akan menimbulkan inflasi berkepanjangan dan menyengsarakan masyarakat? Penulis berharap pemerintah harus berhati-hati dengan diadakan nya Danantara dalam mengelola aset-aset negara, karna aset yang dikeluarkan oleh negara sekitar 14,6 kuadriliun. Dan tanpa adanya kepentingan dari pihak mana pun.
Oleh : Tirto
0 Komentar